Istilah open banking mungkin terdengar cukup teknis bagi sebagian orang. Padahal, konsep ini dibuat untuk memudahkan berbagai aktivitas keuangan sehari-hari, terutama saat menggunakan beberapa layanan digital sekaligus. Memahaminya sejak awal dapat membantu Anda menggunakan layanan keuangan dengan lebih aman dan sesuai kebutuhan.

Apa itu Open Banking?
Sistem ini memudahkan pengguna untuk membagikan data keuangan kepada pihak ketiga, misalnya aplikasi keuangan, melalui teknologi API (Application Programming Interface). Pengguna juga tetap bisa memilih data yang ingin dibagikan serta mengatur kapan akses tersebut diberikan atau dihentikan.
Teknologi ini dapat digunakan pada berbagai layanan digital, seperti aplikasi pencatat keuangan, dompet digital, hingga platform investasi. Dengan adanya akses tersebut, pengguna dapat mengelola dan memantau informasi keuangan dari layanan yang saling terhubung. Berikut ini adalah beberapa manfaat utamanya khususnya untuk pengguna.
Akses layanan
Manfaat yang pertama adalah Anda akan mendapatkan keuntungan berupa akses layanan yang lebih cepat. Misalnya ketika Anda membuka akun investasi, pengajuan pinjaman dana pendidikan hingga pembuatan dompet digital dengan proses verifikasi data yang lebih cepat.
Pencatatan akurat dan otomatis
Dengan teknologi tersebut, Anda tidak perlu lagi melakukan pencatatan keuangan secara manual. Aplikasi khusus yang bertugas mengatur anggaran akan secara langsung terhubung ke rekening bank dengan tujuan mengategorikan pengeluaran secara otomatis.
Rekomendasi finansial
Tersedianya aplikasi keuangan pihak ketiga bisa membantu menganalisis kebiasaan finansial Anda. Hal tersebut akan memberikan rekomendasi untuk produk investasi atau tabungan yang sekiranya mempunyai prospek menguntungkan untuk Anda.
Dalam penggunaan open banking, keamanan tetap menjadi hal yang perlu diperhatikan. Pengguna dapat menentukan data apa yang boleh dibagikan dan kapan akses tersebut dihentikan. Selain itu, PIN atau password utama tidak perlu diberikan kepada pihak ketiga. Dengan memahami cara kerjanya, teknologi ini dapat dimanfaatkan untuk mempermudah pengelolaan keuangan tanpa mengabaikan keamanan data.
Frequently Asked Questions
1. Apa saja contoh dari konsep open banking?
Contoh yang nyata dari konsep open banking diantaranya adanya tersedianya integrasi layanan pembayaran di aplikasi e-commerce seperti Shopee atau Tokopedia yang terhubung langsung dengan rekening bank tanpa harus top-up dompet digital.
2. Apa yang dimaksud dengan open banking?
Open banking merupakan sebuah sistem yang memungkinkan nasabah bank bisa membagikan data keuangan dengan aman pada pihak ketiga serta menggunakan teknologi khusus dengan izin dari nasabah.
3. Apa saja fungsi dari perbankan?
Fungsi utama dari perbankan adalah untuk mengumpulkan dana dari masyarakat, menyalurkan kembali dana tersebut kemudian menyediakan layanan jasa keuangan dengan tujuan melancarkan roda perekonomian.
4. Apa arti dari banking?
Banking merupakan satu istilah dalam Bahasa Inggris yang artinya perbankan atau semua jenis kegiatan, layanan dan usaha yang dilakukan oleh bank.